Tuesday, November 14, 2017

Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Membuat Denah Rumah Minimalis




Membuat denah sebuah rumah minimalis tidak semudah membalikkan telapak tangan. Meskipun tergolong sederhana, namun bukan berarti anda dapat mendesain denah tersebut secara sembarangan. Pada dasarnya, sebuah rumah minimalis juga memiliki elemen yang sama dengan rumah-rumah lainnya, hanya saja yang membedakannya biasanya terletak dari ukuran lahan yang digunakannya. Oleh karena itu, bisa dibilang membuat denah untuk rumah minimalis agak lebih susah bila dibandingkan dengan rumah lainnya, karena anda harus memaksimalkan ukuran lahan yang akan menjadi tempat berdirinya rumah tersebut.


Untuk memudahkan anda membuat denah rumah minimalis, sebaiknya anda mengikuti cara membuat rumah yang berkonsep minimalis, sebab desain rumah minimalis lebih menekankan pada tampilan rumah yang sederhana namun fungsional dan lebih mengutamakan efisiensi dari semua ruangan yang ada di dalamnya.


Biasanya, rumah menganut konsep minimalis, secara garis besar bentuknya akan seperti kotak, namun meskipun hanya berbentuk kotak sederhana, disitulah letak tantangan dalam membuat denah yang baik agar dapat memaksimalkan bentuk dasar yang sederhana itu menjadi sebuah rumah yang mampu memenuhi semua kebutuhan para penghuninya. Lalu, bagaimana caranya agar dapat membuat denah rumah sederhana yang efektif?


Hal pertama yang harus anda lakukan adalah, dengan cara membuat daftar ruangan yang benar-benar anda butuhkan mulai dari, ruang tamu, kamar, kamar mandi hingga dapur. Karena ukuran rumah yang tidak terlalu luas maka secara otomatis setidaknya anda perlu untuk mendesain beberapa ruangan yang diperuntukkan untuk beberapa fungsi, contohnya seperti ruang tamu sekaligus ruang keluarga atau dapur yang sekaligus dapat digunakan sebagai ruang makan.


Selanjutnya, baru anda hitung luas dari masing-masing ruangan yang akan ada dalam rumah tersebut. Usahakan untuk membuat denah yang memisahkan antara area kering dengan area basah, hal tersebut anda harus lakukan agar memudahkan pemasangan instalasi air. Jadi dengan kata lain, area basah seperti dapur, kamar mandi dan tempat mencuci itu letaknya saling berdekatan, atau setidaknya terletak dalam satu jalur.


Selain itu, anda juga perlu mempertimbangkan mengenai pencahayaan matahari yang dapat masuk ke dalam rumah dan juga sirkulasi udaranya. Agar cahaya matahari tidak langsung menyorot ke dalam rumah, maka sebaiknya anda tidak membangun rumah yang menghadap ke timur, dan sebagai pelengkap sebaiknya anda juga memikirkan mengenai adanya taman yang terletak di area depan rumah. Taman di depan rumah dapat mempercantik tampilan rumah anda sekaligus dapat berguna sebagai penyaring udara kotor yang akan masuk ke dalam rumah.